Viradoang’s Blog
Just another WordPress.com weblog

Jan
21

Keriangan di Pinggiran Jakarta …. Jakarta, januari 20 2009

keriangan-di-jkt-rev

Hari menjelang senja saat sejumlah bocah tertawa gembira di dalam komidi putar berbentuk helikopter yang bergerak pelan. Seorang anak memanggil-manggil ibunya yang dengan setia menunggui di samping komidi putar.

keriangan-di-jkt-2-revSang ibu pun memberi semangat kepada anaknya dengan bertepuk tangan sambil sesekali berteriak ketika anaknya melintas di depannya.

Selama lebih dari dua pekan, lahan kosong seukuran lapangan sepak bola di Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, disulap menjadi pasar malam kecil. Beragam permainan, seperti kincir angin, komidi putar, dan mandi bola, berdampingan dengan lapak penjual pakaian, pedagang arum manis, dan penjual sandal warna-warni.

Setiap sore pasar malam dadakan itu ramai didatangi warga yang mengajak anak dan sanak saudara. Keramaian bertambah saat akhir pekan datang. Orangtua pun tak perlu khawatir banyak merogoh kocek karena hanya membayar Rp 4.000 untuk setiap wahana permainan. Saat perut terasa lapar, berbagai pilihan makanan dan minuman tersedia dengan harga yang terjangkau.

Bagi sebagian warga yang tinggal di pinggiran kota Jakarta, pasar malam menjadi hiburan yang murah dan meriah untuk keluarga. Seolah tidak memperdulikan angin yang mulai berembus sejuk, semua larut dalam kegembiraan hingga malam menjelang.

Iklan
Jan
19

picture-nz

Welcome to the 13th Subud World Congress – New Zealand

From 4th — 18th January 2010

copy-of-img_4292-rev-200

Christchurch

Christchurch is the largest city in the South Island, with a population of over 350,000. The Garden City is also, arguably, the most attractive city in New Zealand, with extensive inner city public gardens and parks, the shallow Avon river meandering though the city centre, and a pedestrian oriented downtown centred on Cathedral Square.

Christchurch was a planned settlement founded by English colonialists. This rich English history is still apparent in the city’s atmosphere; historic trams loop around the city, you can punt down the Avon, and the city is scattered with impressive Neo-Gothic buildings.

Christchurch enjoys the largest collection of Gothic architecture in the country, with Christchurch Cathedral, the Canterbury Museum, Christ’s College School, and the former University of Canterbury, which now forms the bustling cultural centre of Christchurch, the Arts Centre.

Christchurch is also a city which embraces festivity, with a continuous stream of events and festivals throughout the year, including the Christchurch Arts Festival, New Zealand Cup and Show Week, the World Buskers Festival, the Lyttelton Festival of Lights, the Ellerslie International Flower Show and the Antarctic Festival – each celebrating particular aspects of Christchurch’s unique character.

Christchurch contains one of the two main international airports for the country, and is connected via a tunnel to a seaport at Lyttelton on Bank’s Peninsula. It is widely regarded as the Gateway to the South Island and is the perfect place to base your New Zealand.

haka-rotorua-nzvillage-rotorua-nz

Jan
14

Gisborne Beach 2007

BURNING UP THE YEARS 2 HUGH LYNN by MURRAY CAMMICK- REAL GROOVE’ AUGUST 2000

0084_a3_page22_realgroove-magazineaugust2000-rev-ke2

The most memorable figure in the local music business in the 1980s was concert promoter Hugh Lynn, he was the master of the mega – sized Western Springs Concert event, with over 82,000 people attending David Bowie’s 1983 Serious Moonlight Tour concert. In the same decade that Lynn had his biggest concert successes, he also set out to explore his being Maori, and as manager of Herbs he sought to take contemporary Maori music to the world. But by the end of the decade, Lynn’s 20 years of drug-fuelled, obsessive energy seemed to falter and Lynn seemed resigned to the collapse of his entertainment empire.

0084_a1_page20_realgroove-magazineaugust2000-rev-1000Hugh Lynn, who spent the 60s, the 70s and the 80s in the music business achieving the perception of being a ‘memorable figure’, now prefers the perception of the spiritual to the perception of the outwardly memorable. But ‘image’ waseverything to the young Hugh Lynn, his dance teaching mother and his own achievements in ballet and Latin American dancing (sixth in theworld in 1964) didn’t make being a teen male easy.

“I got schtick from guys at school through being a ballet dancer. I got harassed at school every day, it got so bad I had to wear army boots for the last three years just to try and protect myself.”0033_sydneycompetitionmisslarainetrichon-rev-1000

Just in case anybody had any doubts asto his manliness, Lynn got into martial arts, bodybuilding and motorbikes. At 16 he had a 125cc James two-stroke.

“The first group I rode with was the ‘Mt Roskill Ghosts’. I was a dancer but I could dress up, put on these clothes and everybody would treat me differently. That’s when I met two of the first Hell’s Angels, when they first came out to New Zealand. That’s when my mother sent me over to Australia, or otherwise I probably would have become a patched member.”

After six months on a sheep station in Australia, Lynn returned to Auckland and began working at the Baca entri selengkapnya »

Des
24

Jakarta On December 24, 2008

hendra1Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.

Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja! Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.

Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi dan terbentur lagi.

Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri.

Ia mulai berpikir, “Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya segini.” Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, “Nah benar kan? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!” Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak korek api. Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat. Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi oleh lingkungannya.

Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak korek api. Misalnya anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan memadai. Dia tipe orang yang selalu takut tersaingi bawahannya, sehingga dia sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika anda mencoba melompat tinggi, dia tidak pernah memuji, bahkan justru tersinggung. Dia adalah contoh kotak korek api yang bisa mengkerdilkan anda.

Teman kerja juga bisa jadi kotak korek api. Coba ingat, ketika dia bicara begini, “Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu, kamu nggak bakalan dipromosikan, kok.” Ingat! Mereka adalah kotak korek api. Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.

Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna, tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya. Bila semua itu menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi dan kemampuan anda yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas sehari-hari.

hendra2Bila potensi anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus take action untuk menembus kotak korek api itu. Lihatlah Ucok Baba, dengan tinggi tubuh yang di bawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di televisi. Andapun pasti kenal Helen Keller. Dengan mata yang buta, tuli dan “gagu” dia mampu lulus dari Harvard University. Bill Gates tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi “raja” komputer. Andre Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu menjadi motivator nomor satu di Indonesia.

Contoh lain Meneg BUMN, Bapak Sugiharto, yang pernah menjadi seorang pengasong, tukang parkir dan kuli di Pelabuhan.Kemiskinan tidak menghambatnya untuk terus maju. Bahkan sebelum menjadi menteri beliau pernah menjadi eksekutif di salah satu perusahaan ternama.

Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden Afrika Selatan setelah usianya lewat 65 tahun. Kolonel Sanders sukses membangun jaringan restoran fast food ketika usianya sudah lebih dari 62 tahun.

Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada hakekatnya anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen Keller, Andre Wongso, Sugiharto, Bill Gates dan Nelson Mandela adalah orang yang mampu menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah contoh sosok orang yang merdeka, sehingga mampu menembus berbagai keterbatasan.

Nov
26

hendra-di-lubuy-resize-10001

9 November 2008

Pagi yang Cerah diselimuti awan nan Biru.

ku pergi untuk Ber olahRaga dengan Putraku

Hendra, sepanjang olah raga terasa kering tenggorokanku

ku gerogoh kantongku untukmembeli sebotol Mineral Water,

akan tetapi nasib..ternyata aku tak membawa uang dan yang ada

hanya Rp.1000 ….aaah tak Cukup untuk membeli sebotol

minuman karena aku sengaja tidak membawa minuman

dan berfikir akan jajan di arena olah raga bersama Hendra.

aku hanya menelan ludah dan kutahan keinginanku yang

sudah kurencanakan dari rumah ingin jajan nasi pecel.

;-( ooh, karena berangkat terburu-buru akhirnya uang tak

ku bawa..rasa menyesaldalam hati …, dan Hendra hanya bisa jajan

sepotong Roti bakar seharga Rp.1000 dan itu pun cukup

buat Hendra…, oooh alhamdulillah Hendraku tak serewel

anak-anak yang lain….akhirnya kita melanjutkan pulang

dengan berjalan kaki ( karena tak jauh dri tempat kita tinggal).

sedari kita berjalan menuju pulang…dengan terbayang

sebungkus nasi pecel dan oleh2 buat Ayah akhirnya sirna..,

tapi tak apa yang penting kita sudah ber olah raga menghilangkan

penat di badan.

Dan tersenyumlah wajah putraku bila di foto…Cheeers…

ooh Nasi Peceeeel. 😉

Sunday Love

Bunda & Hendra.

Nov
19

110908080157resize300

Nov
18

virly_2002

Poster Down Under , November 17, 2008

Mimpi adalah kunci..untuk kita MENAKLUKAN DUNIA.

COME ON GET TO MERIED LEILY

Apa yang kau nantikan…

Rembulan enggan Bersinar, menanti jawabmu kasih…

jangan kau nanti yang tak jelas…, apa isi dalam hati.

Your Sister

V

Nov
17

Ku ingin bebas bagaikan burung terbang

yang tinggi di awan…melihat indahnya Dunia.

cheers

Virabeatiful-rose

Nov
04

Senin, 3 November 2008

SEBUAH penelitian yang dilakukan Rowett Research Institute di Aberdeen,

Skotlandia, menemukan khasiat biji tomat bagi kesehatan.

Seperti yang dikutip majalah kesehatan Prevention,

Asim K. Dutta-Roy, Ph.D, sang peneliti, mengatakan bahwa-

cairan licin atau jeli berwarna kuning yang terdapat di sekitar-

biji tomat mengandung senyawa atau bahan campuran yang-

manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung.

Dari hasil penelitian diketahui, jika Anda minum jus tomat-biji-tomat-untuk-cegah-stroke

tanpa membuang bijinya,

berarti Anda Anda telah mengurangi risiko terjadinya-

penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung-

sekitar 72 persen!

Jadi, jika saat memasak selama ini Anda membuang biji tomat karena_

kurang menyukai atau merasa jijik, terutama pada cairan licinnya,

hentikan kebiasaan itu. Sertakan biji tomat ke dalam resep-resep

masakan Anda karena benar-benar berkhasiat. @

Semoga bermanfaat.

Salam

Vira

Okt
31

Gisborne, November 24, 2007

BERBAHAGIALAH SESEORANG YANG DAPAT MEMAINKAN ALAT MUSIC. -KARNA ITU ANUGRAH-

Pagi itu ketika aku sedang suntuk, ku ayunkan kakiku mengelilingi kota Gisborne di

NewZealand. Tepat hari Minggu di mana sekelompok anak sekolah sedang memainkan alat Music dengan beraneka ragam alat, aku mampir dan duduk sambil –

menikmati alunan music yg sangat merdu di dengar telinga…Sungguh indah sejuk di jiwa.

Ku nikmati sampai music selesai. Setiap Minggu kota iniselalu-

di adakan beraneka macam kesenian dan ketrampilan oleh para siwa-siswinya.Panggung mereka

hanyalah di depan pertokoan itupun Gratis. Di mana setiap hari Minggu semua pertokoan libur (TUTUP) tidak ada aktifitan jual beli, berlibur dengan keluarga untuk menenagakan pikiran setelah bekerja selama 6 hari.

Setelah itu baru ku sadari bahwa music adalah Anugrah yang dapat membawa suasana-

hati jadi berubah dan dapat memberikan semangat serta membawa mimpi-mimpi yang indah.

Walaupun aku tak dapat memainkan alat music satupun tapi aku sadar bahwa aku suka

Music.

Mulailah untuk memetik gitar satu alunan nada ….Jiwa Anda pasti akan melayang terbawa

mimpi yang indah. 😉

DaRiKu

VR

Mohon Saran dan kritik untuk penulisan blog di atas.